Wanda Dwi Ramadhan

AKS0 2014, Fakultas Vokasi , Universitas Airlangga

Waktu

BK 2 Hukum Benda - Aplikasi Hukum Dalam Bisnis

diposting oleh wandadr-vokasi14 pada 20 February 2017
di Kuliah - 0 komentar

Benda dibagi menjadi :

1. benda dalam arti luas -> sesuatu yang dapat dimiliki seseorang

2. benda dalam arti sempit -> segala sesuatu yang berwujud

 

Pembagian benda menurut UU :

a. dapat diganti & tidak dapat diganti -> yang dapat ditukar

   contoh : uang (dapat diganti), meja ( tidak dapat diganti)

b. dapat diperdagangkan & tidak dapat

   contoh : hampir semua benda (dapat diperdagangkan)

              benda keagamaan & fasilitas umum (tak dapat diperdagngkan)

c. dapat dibagi & tidak dapat -> hakikat tidak berubah

   contoh : beras, kopi (dapat dibagi)

              sapi, kerbau, kuda (tidak dapat dibagi)

d. bergerak dan tidak bergerak (mempunyai akibat penting dalam hukum)

   a. benda bergerak

sifatnya -> dapat dipindahkan dari satu tempat ketempat lain

contoh : meja, piring

ketentuan UU -> seperti yang sudah dijelaskan di UU

contoh : surat saham, saham atas pembawa, saham atas nama

 

  b. benda tidak bergerak (melekat pada tanah/bangunan)

sifatnya -> tanah, pohon

tujuan pemakaiannya -> mesin pabrik, AC, LCD

ketentuan UU -> hipotek

 

Hak Milik

ialah hak yang paling sempurna atas suatu benda (pemilik benda tersebut 

dapat berbuat bebas atas benda yang dimilikinya)

Cara memperoleh hak milik :

1. pemilikan

2. perlekatan ->bertambah karena faktor alam

3. pewarisan -> karena UU / wasiat

4. daluarsa -> upaya untuk mendapatkan suatu hak atau dibebaskan

dari suatu tuntutan karena lewatnya waktu tertentu dan

dipenuhinya ketentuan UU (tidak berlaku pd benda bergerak)

Daluarsa dibagi menjadi dua yaitu :

a. acquisitif -> dibebaskan dari suatu hak

b. extintif -> dibebaskan dari suatu tuntutan

 

Proses pemindahan hak milik :

a. perjanjian obligatur  -> tujuannya memindahkan hak milik

misal : jual beli

b. levering (penyerahan) -> barang bergerak/tidak

 

Besit -> orang yang berkuasa

keadaan tampak dari luar/lahir dimana seseorang menguasai barang

seolah-olah miliknya sendiri sehingga akan dilindungi oleh hukum

hukum tidak mempersoalkan hak milik barang

besiter -> orang yang menguasai

Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :   ">
   

Pengunjung

    56.427