Wanda Dwi Ramadhan

AKS0 2014, Fakultas Vokasi , Universitas Airlangga

Waktu

Kampus Non-Aktif

diposting oleh wandadr-vokasi14 pada 17 January 2016
di Kuliah - 0 komentar

Perlu dipahami kampus Non aktif belum tentu kampus abal-abal, mereka memiliki ijin pembukaan kampus dan penyelenggara prodi, hanya dalam pelaksanaan kegiatan perkuliahan mereka melakukan berbagai pelanggaran sehingga dikenakan sanksi skala sedang dari Dikti.

Adapun jenis pelanggaran kampus non-aktif:

– Masalah Laporan Akademik

– Masalah Nisbah Dosen/Mahasiswa

– Masalah Pelanggaran Peraturan Perundang-undangan
PDD/PJJ tanpa izin (kelas jauh)
PRODI /PT tanpa izin
Penyelenggaraan kelas Sabtu-Minggu
Jumlah mahasiswa over kuota (PRODI Kesehatan/kedokteran/dll)
Ijasah palsu/gelar palsu
Masalah Sengketa/Konflik internal
Kasus mahasiswa
Kasus Dosen (mis dosen status ganda)
Pemindahan/pengalihan mahasiswa tanpa ijin kopertis

Sanksi yang dikenakan terdiri dari:
1. ringan –memperoleh surat peringatan dan WASDALBIN Kopertis,
2. sedang –status non-aktif,
3. berat: pencabutan izin PRODI /PT.

Jika suatu perguruan tinggi berstatus non-aktif, maka PT tersebut:

1. Tidak boleh menerima mahasiswa baru untuk tahun akademik baru
2. Tidak  boleh  melakukan  wisuda  (jika terjadi dualisme  kepemimpinan  dan  atau  kasus kualifikasi pemimpin yang tidak dapat dipercaya).
3. Tidak  memperoleh  layanan  Ditjen  Dikti  dalam  bentuk  beasiswa,  akreditasi,  pengurusan NIDN,   sertifikasi   dosen,   hibah   penelitian,   partisipasi   kegiatan Ditjen   Kelembagaan IPTEKDIKTI lainnya,  serta  layanan  kelembagaan  dari  Ditjen  Kelembagaan IPTEKDIKTI. Tidak  memperoleh  akses  terhadap  basis  data  Pangkalan  Data  Pendidikan  Tinggi  untuk pemutakhiran data (PT dan seluruh PRODI )

Jika suatu PRODI berstatus non-aktif, maka PRODI tersebut :

1. Tidak boleh menerima mahasiswa baru untuk tahun akademik baru
2. Tidak  memperoleh  layanan Ditjen Dikti dalam  bentuk  beasiswa, akreditasi, pengurusan  NIDN,  sertifikasi  dosen,  hibah  penelitian,  partisipasi kegiatan Ditjen Kelembagaan IPTEKDIKTI lainnya,   serta layanan kelembagaan   dari  Ditjen Kelembagaan IPTEKDIKTI. Tidak  memiliki  akses  terhadap  basis  data  Pangkalan  Data Pendidikan Tinggi untuk pemutakhiran data  (akses terhadap basis data PRODI tertutup bagi PRODI ).

Status  non-aktif  suatu  perguruan tinggi /program  studi dapat  dipulihkan  atau  diaktifkan kembali,  dalam   kondisi   program  studi/perguruan   tinggi   sudah  memenuhi   persyaratan peraturan  penyelenggaraan  program  studi/perguruan  tinggi  yang  diberlakukan  oleh Ditjen Kelembagaan IPTEKDIKTI, dan  peraturan  perundang-undangan  bidang  pendidikan  secara umum.

Untuk penyelenggara kampus non aktif, silakan mengikuti langkah-langkah pemulihan/pengaktifan kembali seperti yang dijelaskan di :

Sumber : http://www.kopertis12.or.id/2015/09/29/daftar-nama-perguruan-tinggi-non-aktif-per-29-september-2015.html

Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :   
   

Pengunjung

    58.553